BRI Banjarmasin Samudera Jalin Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Kalsel

BRI Banjarmasin Samudera Jalin Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Kalsel


BANJARMASIN, borneonewstoday.com
— Jajaran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Banjarmasin Samudera bersilaturahmi dengan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Kalimantan Selatan Komisaris Besar Priyanto Priyo Hutomo, Rabu (14/10/2026). 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan antara kedua institusi.


Pertemuan berlangsung di Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Kalimantan Selatan, Banjarmasin. 


Dari pihak BRI, hadir sejumlah pejabat, yakni Pemimpin Cabang atau Branch Office Head (BOH), Consumer Business Manager (CBM), Funding and Transaction Manager (FTM), serta Small Business Manager (SBM).


Pemimpin Cabang BRI BO Banjarmasin Samudera Dimas Haryo Prabowo mengatakan, komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk menjaga hubungan kelembagaan yang baik dan berkelanjutan.


Melalui pertemuan tersebut, BRI berharap komunikasi dengan jajaran kepolisian di Kalimantan Selatan dapat terus terjaga. 


Hubungan antarlembaga dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi dan pelayanan kepada masyarakat.


Sementara itu, Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Kalimantan Selatan Priyanto Priyo Hutomo menyambut baik kunjungan jajaran BRI BO Banjarmasin Samudera. 


Pertemuan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan dan komunikasi antara kedua pihak.


Silaturahmi ini merupakan bagian dari hubungan kelembagaan BRI dengan para pemangku kepentingan di Kalimantan Selatan. 


Meski demikian, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai bentuk kerja sama konkret atau program bersama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.( Rilis) 

Arutmin Turun Tangan Tangani Karhutla, Bersinergi Bersama BPBD Kalsel dan ESDM Siaga Bencana

Arutmin Turun Tangan Tangani Karhutla, Bersinergi Bersama BPBD Kalsel dan ESDM Siaga Bencana


BANJARBARU, borneonewstoday.com - Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan mendorong PT Arutmin Indonesia (Arutmin), salah satu unit usaha PT BUMI Resources Tbk (BUMI), untuk turut bergerak dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.


Sejak 19 Agustus 2026, Arutmin mengerahkan sejumlah personel Emergency Response Team (ERT) lengkap dengan sarana dan peralatan pendukung untuk membantu melakukan pemadaman di sejumlah lokasi terdampak Karhutla. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Arutmin terhadap penanganan kondisi darurat sekaligus membantu mencegah meluasnya kebakaran.


Dalam penanganannya di lapangan, Arutmin bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan dan ESDM Siaga Bencana. Koordinasi dan kolaborasi antarinstansi terus dilakukan untuk memperkuat respons terhadap Karhutla serta memastikan penanganan dapat dilakukan secara efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.


Tidak hanya di wilayah Kota Banjarbaru, perhatian Arutmin juga diarahkan pada kawasan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Tim RDAS Arutmin bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) terus melakukan pemantauan dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi serta menangani titik-titik api yang muncul di area rehabilitasi.


Di tengah kondisi Karhutla yang menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah Banjarbaru, Arutmin juga mengambil langkah untuk membantu masyarakat yang terdampak. Melalui Kantor Arutmin Banjarbaru, sejumlah karyawan turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat yang tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.


Langkah tersebut menjadi bagian dari kepedulian Arutmin terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi paparan asap akibat Karhutla. Selain penanganan api, Arutmin memandang perlindungan dan keselamatan masyarakat sebagai bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat Karhutla.


Perwakilan Arutmin, Firmansyah, mengatakan bahwa Arutmin akan terus memberikan dukungan dalam penanganan Karhutla dengan mengedepankan sinergi dan keselamatan seluruh pihak.

“Dengan berkoordinasi dengan BPBD serta tergabung dengan ESDM Siaga Bencana, semoga kita bisa melakukan penanganan Karhutla yang terjadi. Kami juga berharap semua tim, relawan, dan masyarakat tetap aman, sehat, dan selamat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” ungkap Firmansyah.


Keterlibatan Arutmin dalam penanganan Karhutla merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berkontribusi dalam kondisi yang membutuhkan respons cepat, baik dalam aspek keselamatan, lingkungan maupun kepedulian terhadap masyarakat.


Arutmin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla.( Rilis) 

Golkar Banjarmasin Semarakkan Maulid, Warga dan Peserta Habsyi Diberangkatkan Ziarah

Golkar Banjarmasin Semarakkan Maulid, Warga dan Peserta Habsyi Diberangkatkan Ziarah


BANJARMASIN, borneonewstoday.com 
– Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Senin (7/9/2026) malam, berlangsung meriah dan penuh suasana kekeluargaan.


Kegiatan yang dipusatkan di Kantor DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Jalan Perdagangan, Kompleks HKSN Permai Blok D, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi bersama masyarakat.


Ratusan warga tampak memadati area kantor DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan sekaligus Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.


Hadir pula Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD Partai Golkar Kalsel sekaligus Ketua AMPG Kalsel Troy Satria, Gusti Ervin Wardhana, Ketua dan anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Banjarmasin, pimpinan kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Banjarmasin, serta para habaib dan alim ulama.


Salah satu rangkaian yang menarik perhatian adalah Parade Maulid Habsyi yang melibatkan lima grup perwakilan dari lima kecamatan di Kota Banjarmasin.


Penampilan kelompok habsyi menghadirkan nuansa religi yang kental. Lantunan shalawat dan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW menggema di tengah suasana Maulid, sekaligus memperlihatkan semangat masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan di Kota Banjarmasin.


Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, peringatan Maulid Nabi merupakan tradisi yang telah lama dijalankan di lingkungan Partai Golkar.


“Kita sudah tahu bahwa ini bukan hal yang baru. Setahu kami tentunya sebagai kader Partai Golkar waktu kepemimpinan Ayahanda Haji Abdussamad bin Haji Basirun, ini sudah menjadi sebuah ciri khas dari Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Hasnuryadi.


Menurutnya, tradisi tersebut juga merupakan bagian dari arahan dan bimbingan para habaib serta alim ulama.


“Dan alhamdulillah ini juga merupakan arahan, bimbingan dari para habaib, para alim ulama, di antaranya Habib Syekh, almarhum Guru Zuhdi, dan Habib Quraish Baharun. Yang berdasarkan rapat pleno waktu itu, kita memutuskan bersama bahwasanya kita ingin menyemarakkan, bersukacita, bergembira dengan datangnya bulan Maulid, kelahiran Baginda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dan ingin mengembalikan apa yang menjadi tradisi kita selama ini,” katanya.


Hasnuryadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar, khususnya Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin Yuni Abdi Nur Sulaiman yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.


“Malam ini sangat semarak, bersukacita, bergembira semuanya, berdoa, bersholawat dan kita memanjatkan doa bersama-sama, tentunya untuk menunjukkan kecintaan kita kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,” ucapnya.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat ukhuwah, persatuan dan kesatuan.


“Seperti arahan Pak Bahlil bahwa Golkar harus solid. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah titik awal dari kita semua, menjadi semangat dan kita jadikan hidup ini sebuah ibadah, sebagai manusia, sebagai makhluk Tuhan. Menjadi lebih bermanfaat mengabdi melalui Partai Golkar,” tuturnya.


Hasnuryadi menambahkan, Partai Golkar juga ingin terus hadir melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Dan tentunya ingin menyuarakan suara rakyat, suara Golkar dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” katanya.


Warisan Tradisi Keluarga

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman, mengaku bersyukur kegiatan Semarak Maulid dapat terlaksana dengan baik.


“Alhamdulillah, ini salah satu warisan dari orang tua kita, sewaktu masih hidup almarhum Abah Haji Abdussamad Sulaiman bin Haji Basirun yang waktu itu menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kalimantan Selatan. Salah satu program rutinitas tahunan beliau adalah menyelenggarakan peringatan Maulid,” ujar Haji Iyun, sapaan akrab Yuni.


Ia mengaku bahagia melihat antusiasme masyarakat yang hadir. Bahkan, jumlah warga yang datang disebut di luar perkiraan.


“Alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi dengan masyarakat, khususnya di Kota Banjarmasin. Dan sesuai misi kita di Golkar untuk selalu bersama rakyat dan membahagiakan masyarakat, khususnya warga Kota Banjarmasin,” katanya.

14 Warga Dapat Hadiah Ziarah Wali Songo

Selain parade habsyi, kemeriahan acara juga semakin terasa dengan adanya pembagian doorprize bagi warga yang hadir.


Sebanyak 14 warga beruntung mendapatkan hadiah berupa kesempatan mengikuti ziarah Wali Songo. Hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus kejutan bagi masyarakat yang ikut memeriahkan Semarak Maulid.


Kejutan lainnya datang dari Haji Iyun. Tidak hanya memberikan hadiah ziarah melalui doorprize, ia juga memberangkatkan seluruh peserta Parade Maulid Habsyi yang berjumlah 60 orang untuk mengikuti ziarah Wali Songo.


Kabar tersebut langsung disambut antusias para peserta parade. Kesempatan itu menjadi pengalaman tersendiri bagi lima grup habsyi yang telah berpartisipasi menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.


Haji Iyun berharap kegiatan Semarak Maulid tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif dalam memperkuat persaudaraan, silaturahmi dan semangat kebersamaan masyarakat Kota Banjarmasin.( Rilis) 

Muslur 52 Kelurahan Rampung, Golkar Banjarmasin Mantapkan Langkah Menuju 2029

Muslur 52 Kelurahan Rampung, Golkar Banjarmasin Mantapkan Langkah Menuju 2029


BANJARMASIN, borneonewstoday.com– DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin memperkuat mesin politik hingga tingkat akar rumput. Sebanyak 52 kelurahan di lima kecamatan menggelar Musyawarah Kelurahan (Muslur) secara serentak, Sabtu (5/9/2026).


Muslur yang dipusatkan di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin itu menjadi lanjutan konsolidasi organisasi setelah seluruh lima kecamatan sebelumnya menyelesaikan Musyawarah Kecamatan (Muscam).


Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman, mengatakan konsolidasi hingga tingkat kelurahan merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi DPP Partai Golkar untuk memastikan struktur organisasi berjalan optimal.


“Alhamdulillah hari ini kita mengadakan Muslur untuk lima kecamatan. Sebelumnya kita sudah mengadakan Muscam, sekarang kita melanjutkan ke Muslur sesuai arahan DPP Golkar agar semua organisasi dijalankan,” ujar pria yang akrab disapa Haji Iyun.


Ia menargetkan seluruh proses Muslur di lima kecamatan dapat dirampungkan pada hari yang sama.


“Alhamdulillah, insyaallah lima kecamatan akan selesai hari ini,” katanya.


Haji Iyun menilai keberadaan struktur partai hingga tingkat kelurahan bahkan RT menjadi penting untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat.


Menurutnya, semakin lengkap struktur organisasi, semakin mudah pula Partai Golkar menyerap aspirasi masyarakat dan mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.


“Dengan lengkapnya pengurus mulai kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT, semakin memudahkan kita untuk membaur dengan masyarakat. Kalau ada kebutuhan masyarakat yang urgen, kita bisa mencarikan solusinya,” tuturnya.


Tak hanya konsolidasi organisasi, penguatan struktur tersebut juga dipersiapkan sebagai modal menghadapi agenda politik mendatang.


Haji Iyun bahkan memasang target tinggi untuk Partai Golkar Kota Banjarmasin pada Pemilu mendatang.


“Di Partai Golkar ada kewajiban sejalan dengan misi kami untuk memenangkan Pileg. Insyaallah minimal 12 kursi kita akan raih, dengan mengharapkan ridho Allah, dan bisa memenangkan Pilkada,” tegasnya.


Banjarmasin Timur Siap Jadi Ujung Tombak

Sementara itu, Ketua PK Golkar Kecamatan Banjarmasin Timur, Ahmad Riduan, mengatakan Muslur di wilayahnya telah menetapkan sembilan ketua kelurahan.


“Alhamdulillah, hari ini Musyawarah Kelurahan Partai Golkar Kecamatan Banjarmasin Timur sudah mengesahkan dan memilih ketua di sembilan kelurahan,” ujar Riduan.


Ia menyebut pengurus kelurahan merupakan ujung tombak partai dalam memperkuat basis sekaligus meningkatkan perolehan suara.


“Bisa dibilang ujung tombak dari partai. Tinggal bagaimana supaya nantinya bisa meraih banyak suara,” ungkapnya.


Riduan menambahkan, jajaran PK Golkar Banjarmasin Timur siap turun langsung ke masyarakat menjalankan berbagai program yang telah disiapkan DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin.


“Alhamdulillah ketua kita, Bapak H. Yuni Abdi Nur Sulaiman, telah banyak membuat program-program untuk DPD Golkar Kota Banjarmasin,” katanya.


Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Banjarmasin dari Dapil Banjarmasin Timur, Noorlatifah, mengatakan konsolidasi tidak berhenti setelah Muslur selesai.


Menurutnya, pengurus kecamatan akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus kelurahan yang baru terbentuk.


“Alhamdulillah tadi sudah terpilih sembilan ketua kelurahan di Banjarmasin Timur. Dalam waktu dekat tingkat kecamatan akan melakukan konsolidasi dengan semua pengurus kelurahan di Banjarmasin Timur,” jelasnya.


Noorlatifah berharap seluruh program Partai Golkar, baik dari tingkat pusat, provinsi maupun DPD Kota Banjarmasin, dapat diteruskan dan diimplementasikan hingga ke tingkat paling bawah.


“Untuk menyampaikan agenda ataupun program Partai Golkar, baik dari pusat, provinsi dan DPD Kota Banjarmasin, agar program ini dapat dilaksanakan juga di tingkat kecamatan dan kelurahan,” pungkasnya.


Dengan rampungnya Muslur di 52 kelurahan, Partai Golkar Kota Banjarmasin kini menatap fase berikutnya, yakni memperkuat koordinasi, menjalankan program di tengah masyarakat, sekaligus membangun mesin politik menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.( Rilis) 

BRI Amuntai Dukung Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Alabio

BRI Amuntai Dukung Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Alabio


AMUNTAI, borneonewstoday.com— BRI Branch Office (BO) Amuntai mendukung pelaksanaan Pengajian Akbar di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-50 Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio serta Gerakan Perempuan Mengaji Aisyiyah se-Kalimantan Selatan.


Pengajian menghadirkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita itu diikuti jamaah dan masyarakat dari sejumlah wilayah.


Pimpinan Cabang BRI BO Amuntai Gunawan Wibisono turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menghadiri pengajian, BRI BO Amuntai memberikan dukungan dana untuk membantu pelaksanaan kegiatan.


Dukungan tersebut merupakan bagian dari keterlibatan BRI dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. BRI juga membuka stan yang menyediakan minuman dan makanan ringan secara gratis bagi jamaah selama kegiatan berlangsung.


Kehadiran layanan konsumsi tersebut mendapat sambutan dari peserta pengajian. Selain membantu memenuhi kebutuhan jamaah, stan BRI menjadi salah satu bentuk interaksi langsung antara perusahaan dan masyarakat di sela kegiatan.


Gunawan mengatakan keterlibatan BRI dalam kegiatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan. Menurut dia, hubungan dengan masyarakat juga dibangun melalui dukungan terhadap kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang memiliki manfaat bagi lingkungan sekitar.


Melalui dukungan terhadap Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Muhammadiyah Alabio, BRI BO Amuntai berharap hubungan dengan Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio, Muhammadiyah, Aisyiyah, serta masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus berkembang.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan.( Ril) 

Golkar Banjarmasin Lengkapi Struktur, dr. Aulia Ramadhan Supit Ditunjuk Jadi Sekretaris

Golkar Banjarmasin Lengkapi Struktur, dr. Aulia Ramadhan Supit Ditunjuk Jadi Sekretaris


BANJARMASIN, borneonewstoday.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjarmasin bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan Sekretaris DPD setelah wafatnya almarhum H. Syarifuddin Ardasa. Melalui Rapat Pleno Diperluas yang digelar Sabtu (1/8/2026), partai resmi menetapkan dr. Aulia Ramadhan Supit sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin.


Penetapan tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan roda organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat kelurahan dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.


Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, H. Yuni Abdi Nur Sulaiman, mengatakan rapat pleno harus segera dilaksanakan karena sejumlah agenda organisasi tidak dapat ditunda.


"Karena waktunya sudah sangat mendesak, rapat pleno harus segera dilaksanakan. Apalagi ada SK yang harus ditandatangani oleh seluruh Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kota Banjarmasin," ujarnya.


Pria yang akrab disapa Haji Iyun itu menjelaskan, pengisian jabatan sekretaris menjadi kebutuhan mendesak mengingat posisi tersebut memiliki peran penting dalam administrasi organisasi serta pelaksanaan berbagai program partai.


Menurutnya, dr. Aulia Ramadhan Supit merupakan sosok yang tepat mengemban amanah tersebut. Selain berprofesi sebagai dokter, dr. Rama juga memiliki pengalaman sebagai anggota legislatif dan dinilai mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.


"Menurut ulun, sosok dr. Rama yang paling pas. Selain sebagai seorang dokter, beliau juga pernah duduk di legislatif dan bisa bergaul dengan siapa saja, lintas generasi," katanya.


Usai melengkapi struktur kepengurusan, DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin akan segera menggelar Musyawarah Kelurahan (Muslur) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.


Haji Iyun menargetkan seluruh tahapan organisasi dapat diselesaikan sepanjang Agustus 2026 sehingga kepengurusan baru sudah terbentuk secara utuh sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar pada Oktober. (Red) 

Jaga Banua Tetap Harmonis, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama

Jaga Banua Tetap Harmonis, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama


Borneonewstoday.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis melalui sinergi lintas sektoral sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, saat membuka Sarasehan dan Dialog Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Rapat H. Maksid, Kompleks Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (29/7/2026).


Sekdaprov menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai ruang dialog untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.


"Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan sarasehan ini sebagai ruang dialog, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis," ujar Adi Santoso.


Ia mengatakan Kalimantan Selatan merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Menurutnya, keberagaman tersebut telah menjadi identitas sekaligus kekuatan masyarakat Banua yang harus terus dijaga melalui semangat kebersamaan.


Lebih lanjut, tema sarasehan tahun ini, "Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan", dinilai sangat relevan karena kerukunan tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.


Untuk memperkaya pembahasan, kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Dory Amanda Sari, S.Kom., M.M. yang memaparkan materi bertajuk "Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan IKUB Kalsel, Analisis Data dan Peta Jalan Strategis 2025–2030", serta Dr. M. Arfi Hatim, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, yang menyampaikan refleksi temuan Survei Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Selatan periode 2021–2025.


Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan yang adil dan inklusif, tokoh agama menanamkan nilai-nilai toleransi, dunia pendidikan membentuk karakter generasi muda yang menghargai perbedaan, sementara aparat keamanan menjaga stabilitas agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.


"Apabila setiap unsur berjalan sendiri-sendiri, maka hasil yang dicapai tentu tidak akan optimal. Sebaliknya, ketika seluruh elemen bergerak dalam satu visi, saling menguatkan, dan saling melengkapi, maka kerukunan akan menjadi kekuatan nyata yang mampu menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan," kata Adi Santoso.


Sekdaprov juga berharap forum tersebut mampu menghasilkan berbagai rekomendasi yang implementatif, mulai dari penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan edukasi moderasi beragama, penguatan literasi digital masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi, hingga memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Seluruh upaya tersebut, menurutnya, hanya akan berhasil apabila komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi terus dibangun secara berkelanjutan.


Sejalan dengan visi Kalimantan Selatan Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis sebagai modal utama mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


"Kami meyakini bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dihindari, melainkan kekuatan yang harus dikelola melalui semangat persatuan, saling menghormati, saling menghargai, dan kerja sama yang erat. Mari jadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi lintas sektoral, karena menjaga kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang mencintai bangsa dan Banua," tutupnya.(Ril) 

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan



KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperkuat upaya mitigasi risiko pengelolaan sampah melalui kegiatan studi lapangan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungup yang dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD), Kamis (16/7/2026).


Sebelum FGD berlangsung di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sebelimbingan, seluruh peserta yang terdiri dari lintas SKPD dan pemangku kepentingan terlebih dahulu diajak meninjau langsung kondisi TPA Sungup. Peninjauan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait kondisi riil TPA, termasuk volume timbulan sampah, sistem pengelolaan, hingga kondisi sarana prasarana.


Kepala DLH Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah di hilir, tetapi juga sebagai langkah mitigasi potensi bencana, termasuk risiko konflik sosial apabila kapasitas TPA telah terlampaui.


“Mitigasi bencana ini bukan hanya ketika terjadi kejadian di hilir, tetapi juga bagaimana kita mengantisipasi potensi konflik sosial jika TPA sudah penuh. Karena itu, perlu disiapkan satgas penanggulangan bencana persampahan,” ujarnya.


Ia menyebutkan, terdapat tiga potensi bencana utama di TPA, yakni kebakaran, pencemaran air, dan longsor timbunan sampah. Meskipun kondisi TPA Sungup saat ini masih terkendali dan terbatas dengan sistem sanitary landfill, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama di tengah ancaman perubahan iklim dan peningkatan suhu global.


“Beberapa tahun terakhir TPA kita masih aman, tetapi kita tidak boleh lengah. Perubahan iklim dan suhu yang semakin panas harus kita antisipasi sejak dini,” jelasnya.


Sebagai langkah konkret, DLH bersama instansi terkait akan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pihak, seperti Satpol PP, BPBD, hingga Diskominfo. Satgas ini akan bertugas menangani mitigasi risiko, mulai dari penyiapan titik sumber air, jalur evakuasi, hingga pengawasan aktivitas di area TPA.


Selain itu, penguatan pengelolaan sampah dari hulu juga menjadi perhatian utama. Menurut Melinda, kurangnya pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya beban TPA.


“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengelolaan di hilir. Kalau dari rumah tidak ada pemilahan dan pengomposan, maka TPA akan cepat penuh,” tegasnya.


Ia mengungkapkan, kondisi TPA Sungup saat ini sudah mendekati kapasitas maksimal, dengan estimasi umur pakai tersisa sekitar satu tahun apabila tidak ada perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.


“Kalau tidak ada pemilahan, umur TPA kita hanya sekitar satu tahun lagi. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.


Dalam FGD tersebut juga dibahas berbagai permasalahan dan solusi pengelolaan sampah, termasuk keterbatasan fasilitas, kebutuhan teknologi, serta pembagian peran antar instansi. Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang selanjutnya disampaikan kepada pimpinan daerah.


Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, H. Minggu Basuki, menegaskan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah.


“Kami berharap hasil FGD ini menjadi dasar kebijakan ke depan, sekaligus mendorong keterlibatan seluruh SKPD dan masyarakat. Kita semua yang hadir di sini juga harus menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah, dimulai dari diri sendiri,” ujarnya saat menutup kegiatan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya semakin meningkat, sehingga beban TPA dapat ditekan dan risiko bencana dapat diminimalisir.(Red) 

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno


KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Kegiatan berlangsung di Kantor Dispersip Kotabaru, pada Kamis (16/07/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional”.


Sosialisasi ini merupakan kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa.


Kepala Dispersip Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, S.Ag., MM dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan, naskah kuno bukan hanya sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pengetahuan dan bukti perjalanan sejarah yang memiliki nilai penting bagi generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.


“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya sebuah naskah-naskah terdahulu, karena naskah terdahulu adalah bagian dari alat untuk membentuk karakter manusia bangsa kita. Melalui naskah kita bisa belajar sejarah, nilai-nilai luhur, dan identitas bangsa kita,” ucapnya.


Menurutnya, bangsa yang hebat dan kuat adalah bangsa yang selalu menghargai warisan dan budaya.


“Naskah kuno harus kita budayakan dan kita lindungi sebagai kekayaan bangsa. Karena kita sadar, bahwasanya kemajuan itu pondasinya adalah sejarah. Jadi bangsa yang hebat, yang kuat itu selalu menghargai warisan-warisan yang sudah ditinggalkan orang-orang terdahulu,” jelasnya.


Sosialisasi ini peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian naskah kuno, tata cara penyimpanan, perawatan yang benar, mekanisme pendataan, dan pendaftaraan serta peluang pemanfataan naskah kuno untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.


Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Emmy Ariani, ST, yang menyampaikan materi tentang Pendampingan Pemerintah dalam Pelestarian Naskah Kuno.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap dapat membangun sinergi bersama masyarakat dan pemilik naskah kuno dalam upaya penyelamatan dan pelestarian warisan literasi daerah.( Red) 

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak  Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kodim 1004/Kotabaru resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 melalui upacara yang digelar dihalaman Kantor Bupati Kotabaru pada Rabu (15/7/2026).


Pembukaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis,S.Sos selaku Inspektur Upacara dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Para Asisten dan Staf Ahli,kepala SKPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Mahasiswa yang mengikuti upacara.


Dalam rangkaian upacara, dilakukan penandatanganan dan penyerahan program TMMD Ke-129 dari Bupati Kotabaru kepada Komandan Kodim 1004/Kotabaru selaku Dansatgas TMMD, penyematan pita tanda peserta, serta penyerahan alat kerja kepada perwakilan peserta kegiatan.


Komandan Kodim 1004/Kotabaru sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Taufik Akbar, S.E., menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Ke-129 berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru.


Program tersebut melibatkan 60 personel yang terdiri dari anggota Kodim 1004/Kotabaru, personel Yonif TP 884, serta masyarakat setempat.


Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pengerasan jalan sepanjang 815,40 meter dengan lebar 5 meter, rehabilitasi satu unit rumah warga, rehabilitasi satu unit mushola, pembangunan satu titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).


Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, kesehatan, dan bahaya narkoba.


Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kotabaru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 1004/Kotabaru, atas komitmen dan dedikasi dalam membantu percepatan pembangunan daerah melalui program TMMD.


“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, kita bersama-sama membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap kemajuan desa.


Ia berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Wakil Bupati juga mengajak pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan TMMD Ke-129 serta menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan.


“Manfaatkan momentum ini untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, menjaga hasil pembangunan, serta bersama-sama menciptakan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi membuka pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1004/Kotabaru. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta penyerahan bantuan bagi ibu hamil, balita, dan remaja putri yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Se-Kalimantan Selatan Tahun 2026. Apel berlangsung di Lapangan Gokart Pantai Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, pada Rabu (15/07/2026) siang.


Apel tersebut merupakan rangkaian dari Rapat Konsolidasi Penyelenggaraan Kerjasama Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibumlinmas) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang berlangsung pada 15 sampai dengan 16 Juli 2026 di Pantai Gedambaan, Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam.


Kegiatan ini diikuti oleh Kasatpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kotabaru, serta seluruh personel Satpol-PP, Damkar se-Kalimantan Selatan dan Satlinmas Kotabaru. Apel bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


Adapun yang bertindak sebagai Pemimpin Apel adalah Kasatpol-PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Mudo Harjuno, SE., MM.


Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S. Sos bertindak selaku Pembina Apel. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru sekaligus mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Kotabaru sebagai tuan rumah.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya mewakili Pak Bupati mengucapkan selamat datang di Kotabaru Bumi Saijaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Satpol-PP dan Damkar Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan yang telah berkenan hadir, ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami yang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ini,” ucapnya.


Lebih lanjut, dalam menghadapi musim kemarau, Satpol-PP dan Damkar merupakan garda terdepan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satpol-PP dan Damkar juga harus ikut andil dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.


“Berdasarkan edaran dari Gubernur, hal ini menjadi atensi dan perhatian bagi kita di wilayah masing-masing, terutama Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran yang ada di 13 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Selatan,” tambahnya.


Menurutnya, kehadiran Satpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru selain mempererat tali silaturahmi, juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antar Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


“Kesiapan personel dan prasarana, kemampuan teknis serta koordinasi lintas sektor harus terus kita tingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan profesional,” jelasnya.


Ia juga mengapresiasi seluruh personel Satpol-PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh unsur pendukung yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas dan pengabdian dalam menjaga keamanan, ketertiban, memberikan pelayanan penyelamatan, serta melindungi masyarakat.


Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru mengucapkan selamat mengikuti Rapat Konsolidasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar se-Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.


“Semoga forum yang sangat strategis ini berjalan lancar dan menghasilkan berbagai rumusan, rekomendasi serta langkah-langkah nyata dalam memperkuat sinergi, koordinasi, dan profesionalisme Satpol-PP dan Damkar di seluruh Kalimantan Selatan,” harapnya.


Dengan menjadi tuan rumah, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan Trantibumlinmas di Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini diharapkan Satpol-PP dan Damkar se-Kalsel semakin solid, profesional dan siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Red) 

Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru

Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru


KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali melakukan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat administrator dan pejabat pengawas, Selasa (14/7/2026).


Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang bertindak mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru H. Eka Saprudin, para asisten, staf ahli, kepala SKPD, serta undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi mengukuhkan pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Kotabaru tentang Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru Tahun 2026.


“Pada hari ini, saya Wakil Bupati Kotabaru dengan ini secara resmi melantik saudara-saudari sebagai pejabat administrator dan pengawas. Saya percaya saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ujar Syairi Mukhlis saat membacakan naskah pelantikan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Selain itu, pengisian jabatan juga dilakukan pada sejumlah kecamatan, seperti Pulau Laut Timur, Pulau Sebuku, Sungai Durian, Pamukan Utara, Pamukan Barat, hingga Pulau Sembilan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Adapun pejabat administrator yang dilantik yakni :

1. Hasbiyanta, ST.,M.Eng sebagai Kepala Bidang Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Lucy Erlita, ST, M.T sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kotabaru,

3. Muhammad Fauji Noor, S.T sebagai Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kotabaru,

4. Joko Trisantono, SKM sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan pada RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kabupaten Kotabaru, serta 

5. Fahruroji, S.E sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru.


Selain itu, pejabat pengawas yang dilantik meliputi :

1. Iti Rohati, SE sebagai Kepala Sub Bagian Anggaran Belanja Tidak Langsung Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Makhdalena,S.Sos., M.M sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kotabaru,

3. Rira Wardhany, SE sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kotabaru,

4.  Noormelyani Karba, SE sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

5.  Akhmad Mauliady, SE sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru, 

6.  Rifqi Adha, S.Sos sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

7.  Satrio, S.M sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru,

8.  Masripani, S.H sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru,

9.  Abdurrahim, SP sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru,

10.  Annur, S.Pd sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru,

11.  Ahmad Nurul Huda, S.ST sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

12.  Siti Maimunah, S.Sos.,MM sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pelabuhan Penyeberangan Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru,

13.  Rabiatul Muntamah, A.Md sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

14.  Dwi Susandi, S.M sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru, serta

15.  H. Moh. Taufik Ansyari, SST.,MM sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Baharu Selatan Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Wakil Bupati bersama perwakilan pejabat yang dilantik, disaksikan Sekretaris Daerah dan Kepala BKPSDM Kabupaten Kotabaru, serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama.


Melalui pelantikan ini, diharapkan kinerja perangkat daerah semakin optimal dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan pada Selasa (14/7/2026) bertempat di Aula Kantor Dinas Perikanan Kotabaru selama 4 hari, mulai 14 hingga 17 Juli 2026 yang diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), juga 30 pelaku Usaha Micro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kotabaru. Adapun narasumber dari Gresik Jawa Timur yaitu,  Agung Nuri Wijaya dan Kikis Rochana Handayani 


Adapun materi pelatihan meliputi 5 inovasi produk olahan berbahan dasar ikan, yaitu:  

1.  Ikan Bandeng Cabut Duri  

2.  Pembuatan Mie dan Toping Ikan Bandeng  

3.  Pembuatan Ice Cream Ikan Lele  

4.  Pembuatan Cendolika Ikan Bandeng  

5.  Pembuatan Sambal Bandeng Asap


Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zaenal Arifin, S. STP, M. Si mengatakan, Manfaatkanlah ilmu yang didapat pada pelatihan pengolahan hasil perikanan beberapa hari ini dengan bahan ikan lele dan bandeng yang nantinya bisa dipraktekkan sehingga usahanya bisa bervarian dan lebih beragam dengan nilai jual yang lebih tinggi dan bisa meningkatkan penghasilan keluarga. 


"Kalau kita olah sedemikian rupa yang menarik dan berinovasi tentu akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi," ucap Zaenal. 


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelaku UMKM dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah tinggi, sekaligus memperluas pemasaran dan daya saing produk lokal Kotabaru.


Dengan adanya pelatihan ini, Dinas Perikanan Kotabaru berharap pelaku UMKM dapat menciptakan produk olahan ikan yang unik, menarik, dan mampu menjadi oleh-oleh khas daerah.


Usai pembukaaan dan penyampaian materi dari narasumber, para peserta pelatihan dari PKK, DWP, dan pelaku UMKM langsung praktek pembuatan ice krem ikan lele dan lainnya.( Red) 

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026


KOTABARU
, borneneestoday.com Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan KONI Kotabaru menggelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Senin (13/07/2026) di Alwiesta Futsal Arena. Turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan bagi generasi muda pecinta futsal di Kotabaru.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, AP., M.AP yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang mengapresiasi terselenggaranya Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026.


“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, sponsor dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ucapnya.


Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang meraih kemenangan tetapi juga merupakan sarana membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, kerja sama tim dan semangat pantang menyerah.


Lebih dari itu, Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional, serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.


“Saijaan League ini juga menjadi wadah yang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi dalam kegiatan yang sehat, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar komunitas olahraga,” jelasnya.


Sekretaris Daerah juga mengajak seluruh peserta menampilkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai fair play, menghormati keputusan wasit, menjaga persaudaraan, dan bertanding dengan penuh semangat serta tanggung jawab.


“Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan,” paparnya.


Pembukaan ditandai dengan pertandingan eksebisi antara tim SKPD dengan tim DPRD Kotabaru. Pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan supporter masing-masing tim. Dalam laga tersebut, Tim SKPD keluar sebagai pemenang dengan skor 4:1.


Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 berlangsung selama enam hari, dari tanggal 13 sampai 18 Juli 2026 yang diikuti sebanyak 67 tim, terdiri dari Kategori Umum Nasional 46 tim, Kategori Pelajar Putra SLTA Sederajat 5 tim, Kategori SKPD 9 tim, Kategori Putri Umum Nasional 7 tim.


Melalui Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga futsal agar terus berkembang serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.(Red) 

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juli, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar upacara Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (13/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, Drs. H. Minggu Basuki, yang mewakili Bupati Kotabaru sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti para kepala SKPD, ASN, serta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", yang menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, H. Minggu Basuki membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi.


Menteri Koperasi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi, mulai dari pengurus, pengawas, pengelola, anggota, hingga para pegiat koperasi yang terus berkontribusi dalam mengembangkan koperasi di tengah berbagai tantangan ekonomi.


Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat gerakan koperasi melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, lebih dari 80.000 KDKMP telah terbentuk di seluruh Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.


Keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat.


Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan koperasi di berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, energi terbarukan, hilirisasi Kelapa Sawit, serta ekonomi kreatif dan digital. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa koperasi Indonesia terus berkembang menjadi lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.


Menteri Koperasi menegaskan bahwa koperasi masa kini harus mampu memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran modern, analisis data, dan berbagai inovasi teknologi untuk memperluas pasar serta menarik minat generasi muda agar turut berperan aktif dalam gerakan koperasi.


Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79, pemerintah mengajak seluruh insan koperasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme, memperluas kolaborasi, serta menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun ekonomi kerakyatan.


Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Kotabaru menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mendukung penguatan gerakan koperasi sebagai instrumen penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan menuju Indonesia Maju.( Red) 

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata


KOTABARU, borneonewstoday.com
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sekaligus mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru, Senin (13/7/2026).


Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-16 Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kotabaru itu dipimpin Ketua DPRD Hj. Suwanti. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kotabaru, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, jajaran kepala SKPD, anggota DPRD, serta insan pers.


Dalam pidato Bupati Kotabaru yang dibacakan Wakil Bupati, pemerintah daerah menegaskan bahwa penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 tetap berpedoman pada visi "Kotabaru Hebat" (Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah, dan Tangguh) dengan fokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Pada rancangan KUA-PPAS 2027, Pemkab memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp3,87 triliun yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer pemerintah pusat, serta sumber pendapatan sah lainnya.


Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp3,96 triliun yang akan dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, hingga belanja transfer.


Kebijakan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat, mempercepat penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mendukung pencapaian target pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kotabaru 2025–2029.


Selain menyampaikan dokumen KUA-PPAS, Pemkab Kotabaru juga mengusulkan tiga Raperda prioritas yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah.


Raperda pertama mengatur tentang Penanggulangan Kemiskinan sebagai dasar hukum pelaksanaan program pengentasan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan.


Raperda kedua mengenai Pemajuan Kebudayaan Daerah, yang bertujuan memperkuat identitas daerah, melindungi warisan budaya, serta mendorong pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.


Sedangkan Raperda ketiga mengatur tentang Desa Wisata atau Kampung Wisata, yang diharapkan menjadi pijakan hukum dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi desa dan pemberdayaan masyarakat.


Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap ketiga Raperda tersebut dapat segera dibahas bersama DPRD sehingga mampu memperkuat arah pembangunan daerah, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Di akhir rapat paripurna, dilakukan penyerahan dokumen KUA-PPAS 2027 dan naskah tiga Raperda secara simbolis kepada anggota DPRD Hj. Nurhaida sebagai tanda dimulainya proses pembahasan sesuai mekanisme legislasi di DPRD Kabupaten Kotabaru.


Dengan dimulainya pembahasan KUA-PPAS dan tiga Raperda strategis tersebut, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan tepat waktu sehingga APBD Tahun Anggaran 2027 dapat ditetapkan sesuai jadwal dan menjadi instrumen percepatan pembangunan di Bumi Saijaan.(Red) 

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional


KOTABARU
. borneonewstoday.com – Deru mesin ratusan motor trail memecah keheningan Pulau Laut Barat, Sabtu (11/7/2026). Dari garis start di halaman Mapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, para rider dari berbagai daerah di Kalimantan dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, untuk menaklukkan ganasnya jalur Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026, sebuah event yang tak hanya menguji adrenalin, tetapi juga mengangkat pesona wisata alam Kotabaru.


Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu diikuti ratusan peserta dari Binuang, Tapin, Barito Timur (Kalimantan Tengah), Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), Tanah Laut, Tanah Bumbu, Balangan,  hingga rider lokal Kotabaru. Hadir pula unsur Forkopimda, Camat Pulau Laut Tanjung Selayar H. Johansyah, Forkopimcam, para kepala desa, sponsor PT MSAM, serta masyarakat yang memadati lokasi pelepasan.


Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar beserta seluruh panitia yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar meski dengan waktu persiapan yang relatif singkat.


 "Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia. Persiapannya singkat, tetapi pelaksanaannya luar biasa. Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai," ujar Syairi


Menurutnya, event trabas bukan sekadar ajang menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, komunitas, dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kotabaru kepada peserta dari berbagai daerah.


Jalur Lintas Saranjana yang disiapkan panitia disebut menjadi daya tarik utama. Medannya memadukan tanjakan curam, lintasan berlumpur, sungai, hingga kawasan perbukitan yang menuntut keterampilan dan ketangguhan setiap rider.


Meski demikian, Syairi mengingatkan seluruh peserta agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama berada di lintasan.


 "Saya berpesan kepada seluruh rider agar selalu mengutamakan keselamatan. Saat melintasi kawasan perkampungan, kurangi kecepatan dan berhati-hatilah karena banyak masyarakat, terutama anak-anak, yang beraktivitas di sekitar jalur," pesannya.


Di hadapan para peserta, Syairi juga menyampaikan salam khas komunitas trail, "Salam Satu Jalur!", yang langsung disambut antusias para rider.


Ia pun memastikan Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus mendukung penyelenggaraan event otomotif sebagai bagian dari promosi daerah.


 "Insyaallah kita akan bertemu kembali pada Trabas Hebat 5 Pulau Laut Kotabaru dengan jalur yang lebih menantang dan hadiah yang lebih menarik," katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, AKP Amir Hasan, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan positif.


Menurutnya, Trabas Explore Pulau Laut Lintas Saranjana 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga ekstrem, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar-komunitas sekaligus memperkenalkan keindahan alam Pulau Laut kepada para peserta dari luar daerah.


"Kami berharap seluruh peserta mematuhi arahan panitia, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lintasan. Semoga semua dapat menyelesaikan rute dengan selamat dan membawa pulang pengalaman terbaik dari Kotabaru," ujar Amir Hasan.


Dengan antusiasme peserta yang datang dari berbagai kabupaten di Kalimantan, Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026 semakin menegaskan posisi Kotabaru sebagai salah satu destinasi olahraga petualangan yang mulai diperhitungkan. Perpaduan jalur ekstrem, panorama alam Pulau Laut, dan semangat kebersamaan menjadi modal besar untuk menjadikan event ini sebagai agenda tahunan berskala lebih luas di masa mendatang.(Red) 

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebarakan Mengikuti Kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Aksi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui Zoom Meeting sekaligus menggelar Gotong-Royong, Donor Darah  hingga Pasar Murah, yang berlangsung di Halaman Limbur Raya, pada Jum’at (10/07/2026) pagi.


Gerakan Aksi Indonesia ASRI merupakan bagian dari upaya bersama mendukung Program Bersih Nasional sekaligus memperkuat peran Satpol-PP  dan Pemadam Kebakaran dalam menciptakan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran, Drs. Yudi Ridhani, M. Si mengatakan, Dalam pelaksanaan zoom meeting Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI juga di laksanakan diseluruh Indonesia, dengan pusat pencanangan di Malang.


“Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, kegiatan ini dilaksanakan secara nasional serentak pada hari ini dengan pusat kegiatan di Malang, dan daerah lain itu masing-masing melaksanakan didaerahnya dan terkoneksi secara zoom meeting, kegiatan ini sesuai dengan arahan petunjuk dari Pemerintah Pusat,” ucapnya.  


Selain itu,  Satpol-PP dan Pemadam Kebarakan juga menggelar Gotong-Royong di Fasilitas Umum sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI.


“Selain mengikuti zoom meeting, kita juga melaksanakan kegiatan gotong royong atau pembersihan fasilitas umum ditempat masing-masing, dan di Kotabaru melaksanakan di Pasar Limbur Raya,” paparnya. 


Lanjutnya, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi dengan berkoordinasi bersama dinas terkait dalam menggelar berbagai kegiatan mulai dari pelaksanaan Donor Darah dan Pasar Murah.


“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk melaksanakan pasar murah, karena pasar murah juga bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI, untuk pasar murah kita juga disupport dari Dinas Koperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dengan antusias masyarakat yang cukup besar, dan kegiatan donor darah di support dari Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra,”ungkapnya.


Ia juga menjelaskan, Satpol-PP seluruh Indonesia resmi ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pelopor atau leader dalam program Gerakan Aksi Indonesia Asri. Gerakan ini berfokus pada penanganan darurat sampah nasional melalui pendekatan humanis, edukasi lingkungan, dan gotong royong.


“Untuk kegiatan ini kami tegaskan, Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran seluruh Indonesia jadi leader kegiatan ini, dan apabila ada perangkat daerah lain melaksanakan kegiatan pembersihan maupun penanaman pohon, kita bisa saling berkoordinasi untuk laporan ke Pusat, jadi Pasar murah, bersih-bersih dan penghijauan itu bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI,”jelasnya.


Melalui Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran berharap dapat membangun budaya gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.(Red) 

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan



KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan tingkat kabupaten, Jumat (10/7/2026), di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan, khususnya dalam pengelolaan perpustakaan desa, perpustakaan khusus, serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) agar sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin,  dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan pentingnya peran pustakawan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi saat ini.


“Perkembangan zaman menuntut kita untuk mampu beradaptasi, terutama dalam pengelolaan perpustakaan berbasis digital. Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat informasi dan literasi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam membangun budaya literasi yang lebih maju di Kabupaten Kotabaru.


Sementara itu, dalam laporan panitia oleh Kepala Bidang Perpustakaan Afriandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan, baik dari sisi teknis maupun manajemen, guna memberikan pelayanan yang profesional dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Muhammad Isra, yang memberikan materi terkait pengelolaan perpustakaan modern, pengembangan perpustakaan digital, serta strategi peningkatan literasi masyarakat. 


Narasumber lainnya yaitu Pustakawan Sofyan Hamid yang memberikan materi tentang aplikasi iKotabaru, dimana aplikasi ini  merupakan pengembangan perpustakaan digital, yaitu kemudahan mengakses layanan buku digital melalui smartphone.


Adapun peserta kegiatan berjumlah 54 orang yang terdiri dari pengelola perpustakaan desa, perpustakaan khusus, dan Taman Bacaan Masyarakat di Kabupaten Kotabaru. Dan acara berlangsung selama 1 (satu) hari penuh.


Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kebijakan perpustakaan daerah, pengembangan perpustakaan digital, strategi penguatan literasi masyarakat, manajemen pengelolaan perpustakaan, hingga sosialisasi akreditasi perpustakaan.


Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan kompetensi dalam mengelola perpustakaan secara modern, serta berkontribusi dalam mendorong peningkatan minat baca dan literasi masyarakat di daerah.

 

Dengan adanya bimtek ini, Pemkab Kotabaru optimistis pengelolaan perpustakaan di daerah semakin profesional dan mampu menjawab tantangan perkembangan informasi di era digital.(Red) 

Bahas Peluang Kolaborasi Strategis, Bupati Kotabaru Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur

Bahas Peluang Kolaborasi Strategis, Bupati Kotabaru Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur


SAMARINDA, borneoneestoday.com 
– Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S.Sos. melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur Dr. Rudy Mas'ud, S.E., M.E. di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun dan memperkuat sinergi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna mendorong pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai peluang kerja sama antardaerah, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Bupati Muhammad Rusli mengapresiasi sambutan yang diberikan Gubernur Kalimantan Timur beserta jajarannya. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat melalui berbagai program kolaboratif yang saling menguntungkan.


"Kami berharap sinergi antara Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Timur semakin erat melalui kerja sama yang konkret, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua daerah," ujar Rusli.


Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Dr. Rudy Mas'ud menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.


Menurutnya, kedekatan geografis antara Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dengan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menjadi modal besar untuk mengembangkan berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, investasi, hingga konektivitas wilayah.


Rudy Mas'ud juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Ia menilai Kotabaru memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kawasan industri sekaligus destinasi pariwisata unggulan di Kalimantan.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, di antaranya pengembangan ekonomi regional, peningkatan konektivitas antarwilayah, pertukaran pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta kolaborasi pembangunan yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


Turut mendampingi Bupati Kotabaru dalam audiensi tersebut yakni Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., M.AP., Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H. Abdul Hamid, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Risa Ahyani, S.E., M.Si.


Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kerja sama yang lebih luas antara Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pembangunan kawasan Kalimantan yang semakin maju, terintegrasi, dan berkelanjutan.(Red)